Liga Indonesia

Timnas Indonesia Sadar, Harus Segera Memperbaiki Diri Dan Berbenah

Timnas Indonesia Harus Berbenah

Saat ini Timnas Indonesia menjadi klub tunggal yang berada di Group G Kualifikasi Piala Dunia 2022, yang sama sekali belum berhasil meraih kemenangan, melihat kondisi tersebut kini skuat Garuda menyadari bahwa mereka harus segera melakukan perbaikan diri.

Timnas Indonesia saat ini telah melakoni pertandingan sebanyak 4 kali dalam Kualifikasi Piala Dunia 2020. Dan dalam 4 kali pertandingan tersebut Timnas selalu saja menelan kekalahan, skuat garuda dikalahkan oleh Malaysia, Thailand, Uni Emirat dan, juga Vietnam. Melawan timnas-timnas negara tersebut Andrytany Ardhiyasa dkk tak mampu menahan gempuran.

Lini pertahanan Timnas Indonesia benar-benar harus menjadi sorotan, karena mereka bahkan tak mampu menghalau serangan dan harus rela melihat jala gawang meraka terbobol sebanyak 14 gol, dan dalam 4 pertandingan tersebut skuat Garuda hanya berhasil mencetak 3 gol saja.

Malam ini Selasa (19 November 2019) Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia, duel tersebut jika dilihat secara kertas jelas Malaysia lebih unggul, melihat sederet catatan buruk yang telah di torehkan oleh skuat Garuda jelas menjadi modal buruk. Pertandingan tersebut nantinya akan dilaksanakan di Stadion Bukit Jalil.

Meskipun Timnas memiliki serentetan hasil buruk, akan tetapi pelatih sementara milik Indonesia Yeyen Tumena merasa bahwa dirinya tak perlu untuk membesar-besarkan masalah tersebut, menurutnya Indonesia saat ini hanya memerlukan pembenahan saja.

“Belum mendapatkan poin itu berrati ada hal-hal yang memang harus kami perbaiki, setiap pertandingan jelas memiliki tekanan. Kami adalah prajurit lapangan maka menang dan kalah adalah hal yang setiap hari kami temui. Tekanan jelas kami hadapi dengan konsekuensi menang atau kalah” Ujar Yeyen saat melakukan wawancara dengan awak media.

“Kami jelas tahu bahwa laga ini  adalah laga yang berat, ditambah lagi Malaysia sedang dalam keadaan penuh percaya diri. Semoga kali ini kami bisa memberikan yang terbaik” Dia menambahkan.

Selama melakoni 4 kali laga sebelumnya, Timnas Indonesia terlihat kerap kali menunjukan penurunan performa saat pertandingan memasuki babak kedua, melihat hal tersebut nantinya Timnas Indonesia tak boleh mengulang hal tersebut saat bertarung di kandang Malaysia.

14 gol yang bersarang di gawang Indonesia diyakini disebabkan oleh faktor stamina, dan penurunan stamina tersebut terlihat di menit-menit babak kedua, karena dari total 14 gol 11 diantaranya bersarang pada babak kedua.

Melihat catatan sebelumnya ketika Indonesia ditaklukan oleh Malaysia pada bulan September, kala itu Indonesia kebobolan 2 gol pada babak kedua. Kemudian Saat berhadapan dengan Thailand Indonesia juga kebobolan sebanyak 3 gol saat usai turun minum.

Saat berduel dengan Uni Emirat Arab, hasilnya lebih parah, karena Indonesia justru kebobolan 4 gol pada babak kedua. Hal yang sama tentang kebobolan di babak kedua terulang kembali saat Indonesia berhadapan dengan Vietnam, kala duel tersebut 2 gol Vietnam tercetak pada babak kedua. Masalah stamina ini harusnya bisa menjadi evaluasi penting bagi Garuda dan seharusnya masalah ini tidak akan terulang kembali saat mereka akan berduel dengan timnas Malaysia nanti.

Disisi lain saat ini Malaysia justru sedang dalam kepercayaan diri yang amat tinggi, karena pada pertandingan terakhir mereka baru saja memetik kemenangan atas Thailand dengan skor 2-1, dalam ajang yang sama, Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Dan jika kita mengamati statistik yang ditunjukan oleh Malaysia maka kita kana tahu bahwa Malaysia memiliki kekuatan yang sama berbahayanya baik di babak pertama maupun babak kedua. Selama perhelatan Group G Kualifikasi Piala Dunia 2022, Malaysia telah berhasil mencetak 3 gol saat babak pertama dan 3 gol saat babak kedua.